Di tahun yang sederhana itu, kami di pertemukan tanpa rencana. Bukan pertemuan yang penuh drama, tapi cukup untuk menumbuhkan rasa yang perlahan bertumbuh menjadi doa.
Setelah beberapa tahun saling mengenal dan belajar arti sabar dan pengertian, ia datang membawa niat tulus bersama restu kedua orangtuanya. Hari itu menjadi saksi dua hati menyatukan harapan dalam ridha Allah dan keluarga. Akhirnya pada tanggal 21 desember 2025, kami melangkah ke hari yang kami panjatkan doa. Bukan karena waktu yang panjang tapi karena keyakinan yang kuat bahwa cinta yang di ridhoiNya pasti akan menemukan jalannya. Sebagaimana Ali bin Abi Thalib sampaikan : "Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemuimu".






